Mahkota darimu, Semoga Kelak di Akhirat Menjadi Nyata, Sayang!



Ada sebuah untaian kalimat teruntai, 3 tahun yang lalu tepatnya. Sebuah pemberian mahkota buah hati kepada ibunda tersayang, simbolis untuk harapan di akhirat kelak, mahkota di surga tersebab anak tercinta. 

Bagiku, siapapun yang menuliskan rangkaian kata elok ini, siapapun yang berbahagia dengan putri terkasihnya, menjadi tidak sepenting pesan mendalam di balik semua yang terjadi. Keindahan kata keindahan ilustrasi foto, sebagai penghias makna besar di dalamnya, bahwa ada harap ibunda akan kesuksesan putrinya, dimulai dari langkah-langkah kecil yang mampu sang ananda persembahkan. 

Semua keindahan, tergambar dalam untaian kata berikut ini. 


❤️ H A R U B I R U ❤️


Langkah kecilmu dari panggung setelah kau terima 'jubah emas' itu, dihantar senyum bahagiamu kau pastikan mencari posisiku di tengah deretan kursi wali murid, dengan mahkota itu di tangan kecilmu. 

Seketika, entah rasa apa itu, tangis bahagiaku pecah. Akupun menyambutmu dengan peluk dan kaupun persembahkan itu. 

Yaa! kau pasangkan mahkota itu di atas kepalaku, ibumu. Bayiku, I'm so proud of U😘

Iringan instrumen dan narasi luar biasa yang tak sempat utuh kusimak karena rasa yang terlalu mengharubiru, hanya mampu kusimpul:

"Ketika kau arahkan mereka tuk pelajari firman-Nya, maka anak-anakmu, mahluk kecil nan suci itu kelak berlarian membawa mahkota mencari orangtuanya untuk bersama-sama bahagia di syurga"ah...😢Semoga ya Robbanaa😢

Teramat syukur atas pencapaian di usia 6 tahun mu ketika itu. Kau juara sayang, juara di hatiku ❤ Masyaa Allah🙏

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel