Type something and hit enter

author photo
Oleh On

Rumah tangga yang sudah disergap kebosanan biasanya diwarnai dengan sikap yang serba tidak maksimal. Suami tidak maksimal mengelola ke-qawaman-nya dalam rumah tangga sehingga berimbas kepada sikap istri yang juga tidak maksimal dalam melayani suami, juga dalam menjaga amanah rumah dan anak-anak.

Bisa jadi, suami istri pun tidak maksimal mengekspresikan rasa cinta kasihnya. Akibatnya, muncul ketegangan atau bahkan sikap apatis, suami istri berjalan sendiri-sendiri mengikuti idealisme masing-masing.

Rasulullah SAW mewanti-wanti agar jika muncul rasa bosan atau jenuh, pelampiasan yang dipilih hendaknya tidak keluar dari kebenaran, sebagaimana sabda beliau:


لِكُلِّ عَمَلٍ شِرَّةٌ، وَلِكُلِّ شِرَّةٍ فَتْرَةٌ، فَمَنْ كَانَتْ فَتْرَتُهُ إِلَى سُنَّتِي، فَقَدْ أَفْلَحَ، وَمَنْ كَانَتْ إِلَى غَيْرِ ذَلِكَ فَقَدْ هَلَكَ

Setiap amalan ada masa semangatnya, dan setiap masa semangat memiliki masa futur (kendur). Barangsiapa ketika futur ia kembali kepada sunnahku (ajaranku) maka beruntunglah dia. Dan barangsiapa ketika futur ia kembali kepada selain ajaranku, maka binasalah dia. ( HR. Ahmad dengan sanad yang shahih)

Rasa bosan dalam kehidupan rumah tangga berkaitan dengan faktor internal dan eksternal. Secara internal, rasa bosan seorang suami atau istri berkaitan dengan apresiasi dirinya terhadap kondisi rumah tangganya. Adapun secara eksternal, sebab-sebab munculnya rasa bosan dipengaruhi oleh lingkungan di mana suami istri tersebut tinggal.

Kebosanan atau kejenuhan seperti itu acap kali mempengaruhi kadar cinta yang ada di antara suami-istri. Hal yang seperti ini tidak boleh dibiarkan. Karena pernikahan dilandasi cinta, sebisa mungkin getar dan gairah cinta dihadirkan kembali meski dalam bentuk yang berbeda seiring dengan kematangan usia.

Oleh karena itu, tampaknya setiap pasangan suami-istri perlu menyegarkan kembali romantisme cinta yang sudah lama bersemi agar tetap membara. Ada beberapa cara praktis yang perlu dicoba, terutama oleh suami sebagai qowwam di rumah tangga, untuk menyegarkan kembali keharmonisan dalam rumah tangga. Silakan dibaca sampai tuntas, tas, tas.

Cara-cara Suami Menyegarkan Kembali Suasana Rumah Tangga



Ada beberapa cara yang bisa sahabat coba, untuk menjaga rasa cinta dengan istri. Ini berdasar pengalaman kami dan teman-teman yang bagus untuk dipraktekan.

1. Mengecup Istri, sesering mungkin

Ini salah satunya dipraktekkan oleh suami Bu Siti MK Nurjanah. Begini penuturannya:

Seingat saya ..bapaknya mah belum pernah menggoda sampai membuat saya tertawa. Yang sering dilakukan paling " ngabodor" di depan saya dan anak saya dengan menirukan gerakan joged uncle muthu di serial Upin & Ipin. Itupun sudah cukup membuat saya dan juga anak saya tertawa dan senang. Karena bapaknya termasuk orang yang pendiam. 

Tapi Alhamdulilah akhir-akhir ini setelah pulang dari masjid dia selalu memberi " kecupan" di pipi saya. Bagi saya udah cukup bahwa itu salah satu bentuk perhatian pada saya dan keluarga. Dan satu lagi kebiasaan khas dia memanggil anak perempuannya dengan panggilan " cantik". Kalau sepulang kerja pasti dia nyari anaknya dengan memanggil " cantik".

2. Memeluk Istri, sesering mungkin

Sahabat, memeluk istri itu ternyata banyak manfaat yang diperoleh. Menurut The Asian Parent, setidaknya ada 6 manfaat dari pelukan kepada istri, yaitu : meringankan stress, menyehatkan jantung, meredakan nyeri (pelukan intens bermakna dukungan bagi kesembuhan istri yang sedang sakit), meredakan pilek, pelukan suami membuat istri lebih bahagia, dan mencegah insomnia.

3. Memanggil Istri dengan sebutan yang membanggakan

Banyak panggilan kepada istri yang bermakna dan membanggakan hati istri. Dalam realita, suami ada yang memanggil istrinya dengan kata "ayang", "mimih", "neng", "sayangku", "humairo", dan lain sebagainya. Anda bisa memilih, panggilan mana yang dirasa bisa meningkatkan gairah cinta istri kepada suami.

4. Memuji Istri, sesering mungkin

Memuji dengan penuh keikhlasan tentunya. Memuji pada istri adalah juga merupakan salah satu cara kiat untuk melanggengkan ikatan kasih sayang suami istri dalam ikatan suci tali pernikahan.
Teladan contoh cinta Rasulullah kepada istrinya juga banyak digambarkan dan disebutkan di dalam banyak hadist. Karena memang pujian dapat menjadi penyebab mencapai kebahagiaan keluarga, agar keluarga sakinah mawaddah warahmah dalam menggapai cinta kasih sayang diantara keduanya.

Contoh cara memuji istri dan juga contoh bentuk pujian dari suami pada istrinya tidak butuh biaya atau ongkos mahal. Yang dibutuhkan adalah ketulusan dan rasa cinta pada pasangan. Memberi pujian dapat diungkapkan dengan kalimat-kalimat ringan, seperti: “Masakan Sayang hari ini luar biasa, loh!

5. Menggoda Istri

Menggoda istri sendiri tentunya. Suami yang dalam kesempatan yang tepat, menggoda istrinya dengan sesuatu yang menjadikan pecah tawa di antara keduanya. Ini terus terang, agak sering saya lakukan. Ketika keduanya bisa tersenyum tertawa bersama, insya Allah akan banyak manfaat yang didapat.

6. Menuntut Ilmu bersama

Ini adalah kebahagiaan terbesar dalam kehidupan rumah tangga, di mana suami dan istri memiliki visi yang sama dalam rumah tangga, membekali bersama dengan kajian-kajian ilmu, dan saling mengingatkan serta menguatkan satu sama lain. Kajian-kajian keilmuan yang menjadikan pasangan berusaha taat kepada syariat.

Demikian paparan singkat mengenai cara-cara suami menyegarkan kembali suasana rumah tangga yang sudah dilanda kebosanan, semoga bisa kita lakukan secara istiqomah berdasar panduan syariat. Semoga apapun upaya yang kita lakukan, akan menjadikan rumah tangga kita masing-masing, masuk dalam kategori sakinnah mawaddah warrohmah. Aamiin.

Click to comment