Atas Kata yang Tak Sempat Terucap dan Rasa yang Tak Sempat Terlisan


Kita di penghujung waktu, setidaknya menurut perhitungan manusia. Hari berganti, waktu berlalu. Dan tahun ini pun akan segera menutup hitung, dan memulainya kembali dari awal, beda penanggalan.

Ada banyak rasa tergambarkan, ada juga yang tak mampu diutarakan. Ada kasih yang terekspresikan, namun banyak juga yang tak tak terdefinisikan. Bahkan aku dan kamu pun tak menyadari, bahwa itulah rasa yang harus disyukuri.

Maka, di malam ini, sebelum berangkat ke peraduan, sebelum mata terlelap, izinkanku menorehkan sejumput kalimat "alay" untukmu. Kalimat-kalimat anak muda, yang keluar dari yang telah dimakan usia. Tapi, biarlah agar kau ikut tertawa juga.😀

Atas kata yang tak sempat terucap, rindu yang tak sempat terlisan, kugantikan dengan maaf lewat doa, walau dalam sunyi kupanjatkan

Menahan hati memang menyiksa, tapi lebih baik ketimbang dosa, karena seringkali sabar itu diuji paling keras saat harus diamkan rasa

Aku hanya manusia biasa, lemah dan mungkin terluka, tapi tak mengapa, waktu akan membawaku terbiasa

Tidak semua hal yang kuinginkan harus jadi kenyataan. Penantian, pengorbanan, juga suatu kebaikan dan pelajaran

Dari kegagalan dan kesalahan aku belajar berharap, dari penantian kesabaran kuserap. Dari kekecewaan doaku menetap, dari kekhawatiran sujudku meratap

Aku belajar melepaskan yang memang tak kumiliki, lalu mengais kenangan untuk menemukan arti demi arti

Hidup siapa yang sempurna? mungkin takkan pernah ada. Bagiku, mendekati sempurna, jika bisa menemukan makna

Begitulah aku jadi sepenggal bab kehidupan bagimu.  Kita tak meminta untuk mengawali dengan sempurna, namun kita tutup dengan ketaatan demi ketaatan

Yang meminta ketaatan akan mendapatkannya walau kesendirian, karena percuma bila berdua namun ketaatan jauh dari kehidupan

Engkau dan aku pasti akan mati, tapi ada yang Maha Hidup, Allah. Cintailah Allah, cintalah yang dicintai Allah, itulah makna terindah yang bisa kita raih.

Kini kita tak berdua lagi. Ada dua amanah yang harus dijaga, agar bersama beroleh surga. 

Tak ada kata lain, selain aku dan kamu sama-sama terus belajar dari kehidupan, walau kenyataan kita tak jarang tak sefaham.

Itu saja.......

---------------------

Refleksi akhir tahun dan dua dekade lebih kita bersama.

Garut, 20 Desember 2020 22.22 PM

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel