Umi, Betapa Pentingnya di Rumah Ada Mini Library

Sahabat Ukhtinews, berbicara pendidikan anak tak bisa terlepas dari asupan ilmu yang diupayakan orang tua kepada mereka. Asupan ilmu ini salah satunya bisa diupayakan dengan menyediakan mini library (perpustakaan mini) di dalam rumah.

Keberadaan perpustakaan yang Islami di rumah amatlah dibutuhkan dalam membantu proses pengajaran keluarga. Tidak harus besar, tetapi yang penting dapat menyeleksi buku-buku yang bermutu dan diperlukan. Menempatkannya di tempat yang mudah diambil dan menganjurkan anggota keluarga untuk membacanya.

Kriteria Perpustakaan Yang Baik dan Efisien

Di antara kriteria perpustakaan yang baik dan efisien adalah hendaknya perpustakaan itu memuat sumber-sumber yang darinya bisa dicari pembahasan dan pemecahan berbagai persoalam, bermanfaat untuk anak-anak, memuat buku-buku untuk tingkatan yang beragam, juga buku-buku yang cocok untuk orang dewasa dan anak-anak, laki-laki maupun perempuan.

Dalam memilih buku, hendaknya memperhatikan soal cetakan yang menarik, penerbit yang kredibel, pengarang yang terpercaya, buku-buku yang sudah diteliti dalil-dalilnya, dan diterangkan secara jelas.

Agar memudahkan mencari buku-buku yang ingin dibaca, perlu ditertibkan penyimpanannya sesuai judul atau materinya. Demikian pula perlu dibuat daftar buku sesuai abjad dan judulnya. Jika demikian tertata, jika ada seseorang yang menanyakan suatu judul buku, dengan cepat akan ditemukan buku yang dimaksudkan.

Pengalaman Manfaat dan Penataan Perpustakaan Mini di Rumah

Kami pun mengusahakan untuk membuat perpustakaan keluarga di rumah, walaupun masih sedikit koleksinya dan belum tertata dengan baik.

Untuk menambah koleksi, secara rutin kami membeli buku, baik sebulan sekali atau lebih sering dari itu. Kadang bertema novel remaja, buku ideologis, buku dakwah, atau juga buku tentang psikologi.

Penampakkan Mini Library di rumah kami

Hal pengadaan dan penataan perpustakaan mini ini mungkin hampir sama juga dialami sahabat-sahabat Ukhtinews. Ketika"berkunjung" dan bertanya kepada sahabat-sahabat itu tentang beberapa hal menyangkut keberadaan perpustakaan di rumah, koleksi bukunya, manfaat, dan juga melihat penataannya. Intinya banyak kesamaan, memandang bahwa perpustakaan atau koleksi buku-buku di rumah itu penting bagi proses pendidikan keluarga.

Hasil dari obrolan singkat dengan ibu-ibu hebat ini, Ukhtinews rangkumkan dalam posting sederhana ini. Selamat membaca pengalaman dan pendapat mereka.

Bu Hj. Deti Milda, S.Ag (Guru PAI SMPN 3 Mande):

Di rumah beliau juga ada "mini library" atau perpustakaan mini. Disusun rapi dalam sebuah lemari kaca, yang kebanyakan koleksi bukunya bertema keagamaan. Menurut beliau, buku-buku itu (jika dibaca tentunya) bermanfaat sekali sebagai referensi tuntunan ibadah dan juga menambah pengetahuan sebagai bekal melaksanakan tugas mengajar.
 
Perpustakaan mini di Rumah Bu Hj. Deti Milda

Bu Ika (Guru SMKN 1 Karangtengah)

Di rumah beliau banyak juga koleksi bukunya, walaupun beliau tidak mau menyebutnya sebagai perpustakaan. Kebanyakan buku yang beliau koleksi bertema perikanan, maklumlah beliau adalah salah seorang pengajar jurusan perikanan. Ketika ditanya tentang manfaat buku-buku itu, beliau dengan mantap menjawab bahwa dengan membaca buku bisa menambah wawasan dan memperdalam keilmuan, terutama bidang yang beliau ampu.

Bu Dra.Euis Siti Aisyah (Guru Bahasa Sunda di SMPN 1 Mande)

Alhmdulillah, saya pun memiliki perpustakaan mini di rumah, demikian jawaban beliau ketika ditanya tentang keberadaan perpus tersebut. Buku-buku Tersusun rapi dalam sebuah lemari kaca. Karena mengampu mata pelajaran Bahasa dan sastra Sunda, tentulah koleksi bukunya didominasi buku berbahasa Sunda. Buku-buku tersebut sangat bermanfaat, untuk "paririmbon" katanya.
 
Perpustakaan Mini Bu Dra. Euis Siti Aisyah

Bu Siti Jenab, S.Pd. (Guru IPA di SMPN 1 Mande)

"Kunjungan" berikutnya ke rumah Bu Siti Jenab, S.Pd. Alhamdulillah, saya melihat ada sebuah lemari ,di dalamnya berjubel banyak buku. It's mini library. Menurut beliau, koleksi bukunya didominasi tema keagamaan dan umum, juga tentu yang berkaitan dengan Sains.

Ketika ditanya tentang manfaat buku-buku tersebut, beliau menjawab, Manfaatnya banyak sekali , salah satu diantaranya kalau kita lupa tentang sesuatu yang sudah kita pelajari kita bisa melihatnya atau membacanya kembali.
Koleksi buku di rumah Bu Siti Jenab

Bu Yuni Choirunnisa, M.Pd (Guru IPA di SMPN 1 Mande)

Beliau tidak menamakan koleksi bukunya sebagai perpustakaan, namun ternyata banyak juga buku yang beliau koleksi. Di deretan koleksi bukunya, bisa dilihat ada novel, buku anak-anak. Koleksi terbanyak buku pendidikan untuk anak, kebanyakan tentang tauhid, cerita nabi dan rosul, ensiklopedia, belajar bahasa inggris. Selain itu, banyak juga koleksi buku sains, sesuai bidang yang beliau ampu.

 Dengan banyak mengoleksi buku, beliau mencoba menumbuhkan minat baca sejak dini, khususnya tentang tauhid dan adab sebelum keilmuan secara umum.
 
2 putri kesayangan yang akrab dengan buku

 Bu Nina Gartina, S.H.I (Guru PAI di SMPN 1 Mande)

Adakah perpustakaan di rumah ibu? Beliau menjawab, belum menjadi perpustakaan, baru sebatas koleksi saja. Ternyata di rumah beliau, banyak buku yang bertema pembelajaran untuk anak. Untuk menumbuhkan minat baca pada anak, beliau sering mengajak mereka bertamasya ke toko buku. Sungguh tamasya yang indah Bu. Hal ini dilakukan, juga untuk mengurangi bahkan menjauhkan anak dari gadget.
 
Jagoan asyik membaca buku

Bu Eem Rohimah, S.Pd. (Guru IPS di SMPN 1 Mande)

Di rumah beliau belum ada perpustakaan mini. Yang beliau sering lakukan adalah memanfaatkan perpustakaan sekolah. Buku-buku yang ada di perpustakaan bermanfaat untuk:

-Membantu dalam mencari rujukan sumber belajar,
-menambah wawasan dan pengetahuan
-sarana hiburan disaat penat...🤭

Bu Yuliana Gultom, M.Pd (Guru IPA di SMPN 1 Mande)

Sebuah lemari yang tertata rapi, berisikan banyak buku. Perpustakaan keluarga di rumah beliau didominasi buku tentang Islam, Sains, dan Parenting. Ketika ditanyakan manfaat membaca, beliau mengungkapkan bahwa dengan membaca buku yang berkualitas, akan banyak menambah pengetahuan dan memperbaiki pemahaman.
 


Koleksi buku Bu Yuli di perpustakaan keluarga beliau
 
Begitulah sahabat ukhtinews, "kunjungan" saya ke rumah mereka untuk menggali sejauh mana pandangan dan pemahaman atas pentingnya buku dan perpustakaan. Semua sepakat, ketersediaan buku-buku bermutu, terutama yang menyangkut Islam, akan menjadi wasilah peningkatan keilmuan dan pemahaman. Tentu semua dalam kerangka pendidikan bagi keluarga, menyongsong keutamaan sebagai orang yang mafhum ilmu.

Terima kasih ibu-ibu hebat yang telah bersedia berpartisipasi. Terima kasih sahabat Ukhtinews semuanya. 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel