Type something and hit enter

author photo
Oleh On


Pernikahan itu tentang komitmen. Komitmen antara suami dan istri, untuk bersama-sama menunaikan kewajiban dan mendapatkan hak masing-masing secara adil. Komitmen untuk menggapai tujuan pernikahan yang telah dirancang mereka berdua. Komitmen untuk menunaikan tanggung jawab masing-masing sesuai syariat.

Posting kali ini akan membahas tentang tanggung jawab istri terhadap suaminya, yang dengannya in sya Allah ia akan mendapatkan gelar kehormatan sebagai istri solihah. Berikut selengkapnya.

1. Taat kepada suami

Sepanjang tidak diperintah dalam kemaksiatan, seorang istri wajib taat kepada suaminya. Rasulullah SAW bersabda: " Seandainya aku boleh memerintahkan kepada seseorang untuk bersujud kepada orang lain, niscaya aku akan perintahkan kaum wanita untuk bersujud kepada suami mereka, karena Allah telah memberikan hak kepada mereka atas istri-istri mereka itu." (Hadits shahih Sunan Abu Daud)

2. Menjaga kehormatan

Seorang istri tidak boleh mengizinkan pria lain masuk ke dalam rumah, kecuali setelah mendapat izin dari suaminya. Rasulullah SAW bersabda,"Adapun hak kalian yang menjadi kewajiban istri-istri kalian adalah tidak mempersilakan orang yang kamu benci untuk tidur di ranjang kalian dan tidak mempersilakan orang yang kamu benci untuk masuk ke rumah kalian." (HR Tirmidzi)

3. Menjaga harta Suami

Istri bertanggung jawab atas harta suaminya. Ia tidak boleh mempergunakan hak milik suami, kecuali telah mendapat izin dari suaminya. Selain itu, istri juga tidak boleh membelanjakan harta suami secara berlebihan.

Rasulullah SAW bersabda, "Apabila suami sedang pergi, ia (istri) bertanggung jawab untuk menjaga dirinya sendiri dan harta suaminya." (HR Ahmad dan Nasaa'i)

4. Berhias untuk suami

Istri yang selalu berusaha membuat suaminya merasa senang dan tertarik akan membuat suami bersemangat untuk bersama-sam membangun rumah tangga yang sakinah. Tanpa rasa senang dan terpikat, tentu sulit untuk menciptakan kemesraan dan keintiman dalam berumah tangga. Oleh karena itu, seorang istri harus berhias untuk suaminya.

5. Menata Rumah Tangga

Seorang istri memiliki tugas sebagai pemimpin di rumah suaminya. Artinya, ia harus mampu me-manage rumah dan melayani suaminya sebaik mungkin. Sahabat Abdullah bin Umar menerangkan bahwa Rasulullah SAW telah bersabda:

"Wanita adalah pemimpin di rumah suaminya, dan pasti akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya." (HR Bukhari-Muslim dari Abdullah bin Umar)

6. Menemani Suami

Apabila istri diminta suami untuk menemaninya dalam bepergian, silaturahmi, atau dalam kerja sosial, ia harus mau menemaninya selagi tidak dalam kemaksiatan. Ketika melaksanakan ibadah haji Rasulullah SAW pergi bersama istrinya. Begitu juga ketika hijrah dan jihad fii sabilillah, Nabi SAW selalu ditemani istrinya.

7. Melahirkan dan merawat Anak

Kaum wanita dimuliakan kedudukannya di sisi Allah SWT karena mereka ditakdirkan untuk mengandung dan melahirkan seorang anak manusia ke muka bumi. Untuk itu, sebagai kaum wanita, seorang istri harus siap dan ikhlas untuk mengandung dan melahirkan anak.

Rasulullah SAW bersabda, "Nikahilah wanita yang penuh rasa kasih sayang dan mempunyai potensi untuk melahirkan banyak anak. Sesungguhnya aku berbangga-bangga dengan banyaknya umatku (di hari ahkhir kelak)." (HR Ahmad dan Nasa'i)

8. Amanah

Seorang istri wajib bersifat amanah. Amanah yaitu tanggung jawab memenuhi kepercayaan orang kepadanya. Apa saja yang dipercayakan orang kepadanya dijaga dan ditunaikan dengan sebaik-baiknya sesuai tuntunan pemberi kepercayaan.

Dalam Al Qur'an surah An-Nisa ayat 34, Allah SWT berfirman:


ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ وَبِمَآ أَنفَقُوا۟ مِنْ أَمْوَٰلِهِمْ ۚ فَٱلصَّٰلِحَٰتُ قَٰنِتَٰتٌ حَٰفِظَٰتٌ لِّلْغَيْبِ بِمَا حَفِظَ ٱللَّهُ ۚ وَٱلَّٰتِى تَخَافُونَ نُشُوزَهُنَّ فَعِظُوهُنَّ وَٱهْجُرُوهُنَّ فِى ٱلْمَضَاجِعِ وَٱضْرِبُوهُنَّ ۖ فَإِنْ أَطَعْنَكُمْ فَلَا تَبْغُوا۟ عَلَيْهِنَّ سَبِيلًا ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيًّا كَبِيرًا


Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Dengan sedikitnya 8 macam tanggung jawab istri terhadap suaminya, jika dijalankan dengan sepenuh hati, maka ini akan menjadi amal yang luar biasa.

Semoga Allah memberi kemudahan kepada kita dalam segala urusan kita. Aamiin.

Refresh Your Family

Click to comment