Type something and hit enter

author photo
Oleh On


Kata orang, bahagia itu sederhana. Tapi apakah benar ungkapan itu? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita lanjutkan membaca artikel sederhana ini.

Misal, ketika kita mau makan liwet, kita bersusah-susah untuk memasaknya, berlelah-lelah mengipasi ikan bakar, dan akhirnya sudah mateng, kita nikmati nasi tersebut, hasil jerih payah kita.

Contoh lain, setumpuk tugas dengan deadlineyang mendesak. Kita berlelah-lelah menguras tenaga dan fikiran untuk menyelesaikannya sebelum waktu berakhir. Ketika selesai, maka plongrasanya, bahagia hati terasa.

Tentu masih banyak contoh yang bisa kita tuliskan. Namun intinya, ternyata kebahagiaan itu datang setelah peluh bercucuran, keringat menetes, fikiran yang terkuras, tenaga bahkan air mata. Kebahagiaan itu sederhana, namun untuk mendapatkannya, segala terkorbankan.

Jadi bahagia itu...

Sekedar renungan di malam dingin

posted from Bloggeroid

Click to comment